Sabtu, 24 Oktober 2015

Event Populer Blitar

Tak kalah menarik juga, Blitar memiliki event kebudayaan yang diadakan di Kabuppaten dan Kota Blitar yang dapat mengundang para wisatawan untuk datang menikmati serangkaian acara-acara itu. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1.      Purnama Seruling Penataran

Gbr. Purnama Seruling Penataran
Purnama Seruling Penataran merupakan salah satu acara kebudayaan yang bergengsi di Kabupaten Blitar. Sesuai dengan namanya, acara ini diselenggarakan di kompleks Candi Penataran oleh Dewan Kesenian Kabupaten Blitar (DKKB). Acara ini diselenggarakan empat kali dalam setahun. Pagelaran ini bukan hanya pagelaran seni biasa, namun acara ini lebih menekankan tujuan khusus untuk menghidupkan kembali kecintaan masyarakat akan kebudayaan daerah secara khusus kesenian tradisional. Dalam pagelaran seni ini selalu mementaskan sendratari maupun kesenian lain yang mengisahkan cerita yang ada pada relief candi Penataran.
Gbr. Pagelaran Seni


2.      Blitar Jadul



Gbr. Pintu Masuk Blitar Jadul
Blitar Jaman Dulu atau biasa disebut Blitar Jadul adalah event tahunan yang diselenggarakan pemerintah Kota Blitar dalam rangka memperingati hari jadi Kota Blitar yang jatuh setiap tanggal 1 April. Acara Blitar Jadul ini diawali dengan diadakannya Pawai Jadul yang berkeliling di ruas jalan utama Kota Blitar. Dalam pawai ini dipamerkan berbagai atraksi kesenian Blitar dan pernak-pernik tempo dulu. Kegiatan ini melibatkan SKPD, pengusaha IKM-UKM dan PK5. Dalam event ini disuguhkan berbagai bazar tradisional mulai dari makanan hingga pernak-pernik tempo dulu. Bahkan untuk memeriahkan acara ini, para pengunjung dari semua elemen masyarakat dihimbau untuk mengenakan pakaian tempo dulu. Seru bukan?
Gbr. Outlet Blitar Jadul

Gbr. Penjual Gulali Jadul

Gbr. Outlet Kuliner Jadul



3.      Grebeg Pancasila

Grebeg Pancasila merupakan serangkaian acara budaya yang digelar untuk memperingati hari kelahiran Pancasila oleh masyarakat Blitar. Event ini tidak hanya menggelar acara Doa-doa dan syukuran oleh para pejabat dan tokoh agama maupun tokoh masyarakat, namun acara ini juga dimeriahkan dengan adanya beberapa festival, yaitu Festival Lentera, Festival Gunungan dan Festival Tumpeng.

Gbr. Upacara Grebeg Pancasila

Gbr. Pawai Lampion

Gbr. Lampion



Sabtu, 17 Oktober 2015

Kuliner Populer Blitar

Tak kalah penting, ini merupakan hal yang paling diburu oleh para wisatawan dimanapun mereka berwisata. Kuliner, merupakan salah satu alasan orang datang untuk berwisata, yaitu untuk memanjakan lidah dengan berbagai makanan khas yang menjadi unggulan. Di Blitar tentunya terdapat berbagai macam kuliner khas yang menjadi unggulan Blitar, diantaranya:

 1. Uceng Khas Blitar

Gbr. Kuliner Uceng
Uceng adalah nama ikan air tawar yang biasa hidup di sungai-sungai. Ikan ini hidup dalam air yang mengalir cukup deras dan menyukai tempat pada sela-sela bebatuan. Ikan ini berbentuk mirip seperti ikan lele, namun ukurannya lebih kecil. Dalam nama Latin, ikan ini disebut dengan Nemachilus Fasciatus, habitatnya tersebar dari China hingga Asia Tenggara.

Ikan jenis ini banyak dijumpai di Blitar, hingga oleh masyarakat Blitar ikan ini diolah menjadi makanan khas Blitar yang menggugah selera Anda. Uceng biasa dimakan sebagai snack, lauk makan yang disajikan dengan sayur lodeh. Soal rasa jangan ditanya lagi, gurih dan renyahnya bias membuat Anda ketagihan. Penasaran? Silahkan Coba.

Untuk mendapatkan kuliner ini, Anda bisa mengunjungi Kecamatan Garum dan Talun sepanjang jalan raya Blitar-Malang. Harga kuliner ini cukup terjangkau, hanya dengan Rp10.000,00 Anda sudah bisa merasakan nikmatnya uceng khas Blitar.

2. Es Pleret & Es Drop

Menurut legenda, Es Pleret berasal dari sebuah nama seorang sesepuh yaitu, Kyai Pleret. Di Kota Blitar, es ini sangat digemari semua kalanagan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kuliner es ini biasa dijumpai di alun-alun Kota Blitar yang dijual oleh pada pedagang kali lima.

Pleret ini menyerupai pentol bakso yang terbuat dari tepung beras namun tengahnya berongga. Sehingga ketika dimakan, akan ada sensasi manis gula jawa yang keluar dari rongga pleret dan berpadu dengan gurihnya santan kelapa. Biasanya es pleret ini dicampur dengan cendol, agar-agar dan serabi.

Gbr. Es Pleret
Es Drop sudah ada sejak jaman Belanda. Es ini bentuknya seperti es lilin, namun es drop dibungkus dengan kertas khusus dan tengahnya ditusuk lidi sebagai pegangan ketika memakannya. Es ini sering dijumpai di Alun-alun Kota Blitar oleh pedagang keliling.

Gbr. Es Drop
Es ini memiliki cita rasa yang khas. Es Drop terbuat dari santan kelapa murni dan gula jawa yang diolah dengan berbagai varian rasa yaitu, kacang hijau, durian dan coklat. Bukan hanya rasa dan cara pembuatannya yang konsisten hingga sampai sekarang, namun cara penjualannya pun juga tetap sama dari jaman ke jaman. Biasanya penjual es drop berjualan keliling dengan menggunakan sepeda ontel tua dan memakai tremos berbentuk silinder panjang dari kaca untuk menyimpan es agar tetap dingin dan tidak meleleh.
Gbr. Penjual Es Drop Keliling
3. Nasi Pecel Mbok Bari

Gbr. Warung Nasi Pecel Mbok Bari
Apabila Anda berjalan-jalan ke Makam Bung Karno, jangan lupa untuk mampir ke warung nasi pecel Mbok Bari. Karena lokasi warung ini berdekatan dengan kompleks Makam Bung Karno. Cukup dengan berjalan kaki 5 menit, Anda sudah sampai di warung nasi pecel Mbok Bari yang beralamat di Jl. Slamet Riyadi no. 93, Sentul-Blitar.

Keberadaan nasi pecel ini sudah ada sejak tahun 1964. Dari segi isinya tidak jauh berbeda dengan nasi pecel pada umumnya. Namun yang membuat nasi pecel ini istimewa adalah cita rasa pedas manis yang sangat khas. Racikan bumbu pecelnya yang sangat menggugah selera menambah nikmatnya bersantap dengan tambahan rempeyek yang gurih dan renyah.

Gbr. Seporsi Nasi Pecel Mbok Bari
Cukup dengan harga Rp8.000,00 Anda bisa mendapatkan seporsi nasi pecel Mbok Bari yang lezat. Biasanya warung ini buka dari jam 05.30 sampai dengan jam 16.00. Keberadaan warung ini menjadikan kebanggaan warga Blitar sebagai icon kuliner Blitar. Tak heran jika warung ini beberapa kali diliput dalam acara kuliner dari berbagai stasiun tv nasional maupun lokal.

4. Soto Bok Ireng

Gbr. Warung Soto Bok Ireng
Soto Bok Ireng adalah salah satu kuliner khas Blitar yang masih konsisten dari dahulu hingga sekarang. Warung soto Bok Ireng sudah ada sejak tahun 1968. Warung ini terletak dipojok perempatan jalan Kelud Kota Blitar. Jika ditempuh dari alun-alun Kota Blitar hanya berjarak 100 meter saja ke arah timur maka Anda akan menemui sebuah warung sederhana dengan model jadul.

Nama Bok Ireng adalah dari bahasa Jawa yang berarti 'Jembatan Hitam'. Konon menurut cerita masyarakat, warung ini sudah ada sejak dibangunnya jembatan yang dicat warna hitam. Oleh karena itulah disebut dengan Bok Ireng. Walupun sekarang warna jembatannya sudah tidak lagi hitam, namun masyarakat setempat mengenal warung itu dengan sebutan soto Bok Ireng.
Gbr. Penjual Soto Bok Ireng
Jika Anda masuk dalam warung Bok Ireng, Anda akan menjumpai seorang pedagang soto jadul dengan periuk tanah liat untuk memasak kuah soto dan pikulan kayu kuno untuk tempat periuknya. Dalam mengolahnya pun masih dengan metode tradisional dengan menggunakan tungku api yang disebut oleh orang jawa dengan sebutan 'luweng'.

Gbr. Seporsi Soto Bok Ireng
Sensasi kuah soto dengan rasa dan aroma yang khas yang diguyurkan pada mangkok berisi nasi dan campuran daging sapi, jerohan, usus dan paru pasti mambuat Anda ketagihan untuk menikmatinya. Dengan racikan bumbu rempah yang khas menciptakan sensasi kombinasi rasa soto dan rawon. Cukup dengan harga Rp8.000,00 Anda dapat menikmati seporsi Soto Bok Ireng ini. Penasaran? Silahkan coba.


Rabu, 14 Oktober 2015

Wisata Populer di Blitar

Gbr. Peta Kabupaten Blitar
Berdasarkan legenda, Blitar berawal dari kata Balitar, asal kata dari Bali Tartar yang artinya kembali pulangnya bangsa Tartar ke Asia Timur. Pada jaman dahulu, bangsa Tartar sempat menguasai daerah Blitar. Namun Kerajaan Majapahit berhasil menyingkirkan bangsa Tartar kembali ke Asia Timur melalui utusan Nilasuwarna.

Blitar terletak di Propinsi Jawa Timur bagian selatan. Kota ini terletak sekitar 167 km sebelah barat daya Surabaya dan 80 km sebelah barat Malang. Secara geografis Blitar berada di kaki Gunung Kelud. Blitar merupakan Kabupaten terkecil kedua di Propinsi Jawa Timur. Namun Kabupaten dan Kota Blitar memiliki potensi wisata yang tak kalah menarik dengan kota-kota lainnya. 

Berikut ini beberapa obyek wisata yang wajib dikunjungi bila berwisata ke Blitar:

1. Makam Bung Karno

Gbr. Patung Bung Karno
Makam Bung Karno merupakan salah satu icon wisata di Blitar. Tak heran jika Blitar mendapatkan sebutan sebagai Bumi Bung Karno. Makan Bung Karno terletak di sebelah utara kota Blitar tepatnya di Jl. Ir. Soekarno Desa Bendogerit Kecamatan Sananwetan. Apabila Anda menuju makam Bung Karno, sebaiknya Anda masuk melalui pintu selatan. Karena jika melalui pintu selatan, Anda akan menemui Perpustakaan Bung Karno di sebelah kanan. Di depan lobby terdapat sebuah patung Bung Karno yang sedang duduk sambil membaca buku. Ini merupakan salah satu spot favorit para wisatawan untuk mengabadikan moment dengan background patung Bung Karno.

Anda dapat masuk ke perpustakaan Bung Karno untuk membaca buku atau meminjam buku (khusus untuk angota perpustakaan dengan KTP Kota Blitar). Namun di dalam perpustakaan, Anda tidak diperkenankan untuk mengambil foto. Perpustakaan Bung Karno memiliki berbagai macam koleksi buku yang pastinya tidak akan mengecewakan Anda.
Gbr. Koleksi Dokumentasi Bung Karno
Setelah puas dengan perpustakaan, di sebelah kiri pintu masuk, tepatnya di depan perpustakaan, Anda dapat menikmati koleksi berbagai benda-benda sejarah peninggalan Bung Karno dan berbagai koleksi foto dokumentasi Bung Karno. Jika Anda ingin melihat lebih banyak lagi petilasan Bung Karno, Anda dapat mengunjungi Istana Gebang Blitar yang lokasinya tidak jauh dari Makam Bung Karno.
Gbr. Halaman Kompleks Makam Bung Karno
Makam Bung Karno selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan pada saat akhir pekan. Apabila Anda ingin mendapatkan ketenangan berwisata, disarankan untuk berkunjung pada hari biasa. Untuk masuk ke dalam kompleks wisata Makam Bung Karno, Anda tidak dipungut biaya apapun. Semuanya gratis, kecuali ongkos parkir.
Gbr. Gapura Cungkup Makam Bung Karno
Gbr. Pendopo Makam Bung Karno
Setelah Anda puas berjalan-jalan berkeliling kompleks makam Bung Karno, Anda akan dimanjakan dengan wisata belanja yaitu, pasar oleh-oleh dan pernak-pernik khas Blitar.
Gbr. Pasar Oleh-oleh Makam Bung Karno

2. Candi Penataran
Setelah Anda puas berjalan-jalan di makam Bung Karno, rugi jika Anda tidak melanjutkan perjalanan ke obyek wisata Candi Penataran. Karena Candi Penataran tidak kalah menarik juga untuk dikunjungi oleh para wisatawan.
Gbr. Candi Penataran
Candi penataran terletak di desa Penataran Kecamatan Nglegok. Untuk mencapai Candi Penataran, dapat ditempuh dari makam Bung Karno kurang lebih selama 20 menit saja ke arah utara dengan jarak kurang lebih 10km.
Candi Penataran merupakan candi Hindu terbesar di Jawa Timur. Dalam Candi Penataran terdapat berbagai macam corak relief yang menceritakan tentang kisah Ramayana. Selain itu juga terdapat beberapa arca, dan sebuah prasasti.
Keindahan bentuk kompleks candi ini sangat menarik para wisatawan untuk dikunjungi. Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya wisatawan yang menjadikan kompleks Candi Penataran ini sebagai salah satu spot favorit untuk berfoto.
 
Gbr. Kompleks Candi

Di Candi Penataran juga sering diselenggarakan acara yang bergengsi, yaitu Seruling Purnama Penataran. Dimana acara ini merupakan sebuah event kebudayaan yang berlangsung di Candi Penataran. Seruling Purnama Penataran adalah sebuah pagelaran kesenian yang diselenggarakan pada saat malam purnama. Acara ini diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Kabupaten Blitar (DKKB). Acara ini hanya diadakan empat kali setahun. Sangat menarik bukan?

3. Pantai Tambak Rejo & Pasir Putih Gondo Mayit

Gbr. Pantai Tambak Rejo
Pantai Tambak Rejo terletak di selatan Kota Blitar, berjarak kurang lebih 30 km dari pusat kota. Anda akan menempuh waktu kurang lebih 1 jam dari Kota Blitar untuk mencapai pantai ini. Pantai Tambak Rejo berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto.

Pantai ini memiliki panorama yang sangat indah, tak heran jika pantai ini menjadi salah satu destinasi wisata alam Kabupaten Blitar yang menarik untuk dikunjungi. Namun, apabila Anda bermain-main di tepian pantai atau berenang di air laut, Anda dihimbau untuk waspada dan berhati-hati untuk menghindari hal-hal yang tak terduga.

Di bagian bibir pantai juga terdapat kampong dan pasar nelayan dengan pemandangan sejumlah perahu di bibir pantai. Anda pun dapat secara langsung membeli ikan-ikan segar hasil tangkapan para nelayan. Selain itu beberapa santapan ikan bakar segar yang lezat dapat Anda temui di pantai ini.

Di sebelah timur pantai Tambakrejo terdapat pantai Pasir Putih Gondo Mayit yang sangat mempesona keindahannya. Sekilas jika mendengar namanya terkesan horor, karena nama Gondo Mayit. Namun dengan hamparan pasir putih dan air laut yang biru, menjadikan lokasi ini spot yang bagus untuk berfoto. Antara pantai Tambakrejo dan Pasir Putih Gondo Mayit terpisah oleh sebuah bukit yang harus Anda daki jika Anda ingin menuju Pasir Putih Gondo Mayit.

Gbr. Pantai Pasir Putih Gondo Mayit
Untuk masuk ke area wisata ini, anda cukup membayar biaya retribusi sebesar Rp3.000,00 per orang. Cukup terjangkau bukan?

4. Wisata Kampung Cokelat

Gbr. Pintu Masuk Kampung Cokelat
Wisata Kampung Coklat ini sangat menarik dan wajib untuk dikunjungi oleh wisatawan yang berkunjung ke Blitar. Karena selain merupakan obyek wisata kuliner, Kampung Coklat juga merupakan obyek wisata edukasi yang sangat cocok untuk wisata keluarga.

Kampung Coklat terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, tepatnya Jl. Banteng Blorok 18. Untuk mencapai tempat ini Anda hanya perlu menepuh waktu 15 menit saja dari pusat Kota Blitar ke arah selatan menuju rute Pantai Tambakrejo.

Dari luar memang terlihat biasa saja, namun begitu Anda memasukki pintu masuk Kampung Coklat, aroma coklat akan tercium oleh Anda. Untuk masuk ke dalam Kampung Coklat, Anda harus membayar biaya retribusi sebesar Rp5.000,00 per orang.
Gbr. Lobby Kampung Cokelat

Dengan tempat yang nyaman, bersih dan asri kebun kakao, tempat ini merupakan destinasi favorit para muda-mudi dan keluarga untuk menikmati hari libur atau akhir pekan. Banyak fasilitas yang sudah disediakan oleh pengelola selain kuliner. Dalam Kampung Coklat juga terdapat panggung hiburan yang akan menemani Anda bersantai dan menikmati kuliner yang khas. Selain itu juga terdapat area terapi refleksi ikan pada kolam yang telah disediakan. Dengan membayar ongkos sebesar Rp5.000,00 Anda dapat menikmati sensasinya.

Gbr. Kebun Bibit

Gbr. Panggung Live Music
 
Gbr. Suasana Kampung Cokelat

Cooking class juga disediakan oleh pengelola, dimana Anda dapat menghias coklat sesuai dengan kreasi selera Anda sambil belajar. Di samping area kebun kakao, terdapat kebun bibit yang yang merupakan salah satu spot favorit pengunjung untuk berfoto.

Sebelum pulang, Anda dapat mampir ke gerai yang menjual beraneka oleh-oleh olahan coklat seperti brownies, permen, coklat batangan, dll.