Tampilkan postingan dengan label Perpustakaan Bung Karno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perpustakaan Bung Karno. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Oktober 2015

Wisata Populer di Blitar

Gbr. Peta Kabupaten Blitar
Berdasarkan legenda, Blitar berawal dari kata Balitar, asal kata dari Bali Tartar yang artinya kembali pulangnya bangsa Tartar ke Asia Timur. Pada jaman dahulu, bangsa Tartar sempat menguasai daerah Blitar. Namun Kerajaan Majapahit berhasil menyingkirkan bangsa Tartar kembali ke Asia Timur melalui utusan Nilasuwarna.

Blitar terletak di Propinsi Jawa Timur bagian selatan. Kota ini terletak sekitar 167 km sebelah barat daya Surabaya dan 80 km sebelah barat Malang. Secara geografis Blitar berada di kaki Gunung Kelud. Blitar merupakan Kabupaten terkecil kedua di Propinsi Jawa Timur. Namun Kabupaten dan Kota Blitar memiliki potensi wisata yang tak kalah menarik dengan kota-kota lainnya. 

Berikut ini beberapa obyek wisata yang wajib dikunjungi bila berwisata ke Blitar:

1. Makam Bung Karno

Gbr. Patung Bung Karno
Makam Bung Karno merupakan salah satu icon wisata di Blitar. Tak heran jika Blitar mendapatkan sebutan sebagai Bumi Bung Karno. Makan Bung Karno terletak di sebelah utara kota Blitar tepatnya di Jl. Ir. Soekarno Desa Bendogerit Kecamatan Sananwetan. Apabila Anda menuju makam Bung Karno, sebaiknya Anda masuk melalui pintu selatan. Karena jika melalui pintu selatan, Anda akan menemui Perpustakaan Bung Karno di sebelah kanan. Di depan lobby terdapat sebuah patung Bung Karno yang sedang duduk sambil membaca buku. Ini merupakan salah satu spot favorit para wisatawan untuk mengabadikan moment dengan background patung Bung Karno.

Anda dapat masuk ke perpustakaan Bung Karno untuk membaca buku atau meminjam buku (khusus untuk angota perpustakaan dengan KTP Kota Blitar). Namun di dalam perpustakaan, Anda tidak diperkenankan untuk mengambil foto. Perpustakaan Bung Karno memiliki berbagai macam koleksi buku yang pastinya tidak akan mengecewakan Anda.
Gbr. Koleksi Dokumentasi Bung Karno
Setelah puas dengan perpustakaan, di sebelah kiri pintu masuk, tepatnya di depan perpustakaan, Anda dapat menikmati koleksi berbagai benda-benda sejarah peninggalan Bung Karno dan berbagai koleksi foto dokumentasi Bung Karno. Jika Anda ingin melihat lebih banyak lagi petilasan Bung Karno, Anda dapat mengunjungi Istana Gebang Blitar yang lokasinya tidak jauh dari Makam Bung Karno.
Gbr. Halaman Kompleks Makam Bung Karno
Makam Bung Karno selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan pada saat akhir pekan. Apabila Anda ingin mendapatkan ketenangan berwisata, disarankan untuk berkunjung pada hari biasa. Untuk masuk ke dalam kompleks wisata Makam Bung Karno, Anda tidak dipungut biaya apapun. Semuanya gratis, kecuali ongkos parkir.
Gbr. Gapura Cungkup Makam Bung Karno
Gbr. Pendopo Makam Bung Karno
Setelah Anda puas berjalan-jalan berkeliling kompleks makam Bung Karno, Anda akan dimanjakan dengan wisata belanja yaitu, pasar oleh-oleh dan pernak-pernik khas Blitar.
Gbr. Pasar Oleh-oleh Makam Bung Karno

2. Candi Penataran
Setelah Anda puas berjalan-jalan di makam Bung Karno, rugi jika Anda tidak melanjutkan perjalanan ke obyek wisata Candi Penataran. Karena Candi Penataran tidak kalah menarik juga untuk dikunjungi oleh para wisatawan.
Gbr. Candi Penataran
Candi penataran terletak di desa Penataran Kecamatan Nglegok. Untuk mencapai Candi Penataran, dapat ditempuh dari makam Bung Karno kurang lebih selama 20 menit saja ke arah utara dengan jarak kurang lebih 10km.
Candi Penataran merupakan candi Hindu terbesar di Jawa Timur. Dalam Candi Penataran terdapat berbagai macam corak relief yang menceritakan tentang kisah Ramayana. Selain itu juga terdapat beberapa arca, dan sebuah prasasti.
Keindahan bentuk kompleks candi ini sangat menarik para wisatawan untuk dikunjungi. Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya wisatawan yang menjadikan kompleks Candi Penataran ini sebagai salah satu spot favorit untuk berfoto.
 
Gbr. Kompleks Candi

Di Candi Penataran juga sering diselenggarakan acara yang bergengsi, yaitu Seruling Purnama Penataran. Dimana acara ini merupakan sebuah event kebudayaan yang berlangsung di Candi Penataran. Seruling Purnama Penataran adalah sebuah pagelaran kesenian yang diselenggarakan pada saat malam purnama. Acara ini diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Kabupaten Blitar (DKKB). Acara ini hanya diadakan empat kali setahun. Sangat menarik bukan?

3. Pantai Tambak Rejo & Pasir Putih Gondo Mayit

Gbr. Pantai Tambak Rejo
Pantai Tambak Rejo terletak di selatan Kota Blitar, berjarak kurang lebih 30 km dari pusat kota. Anda akan menempuh waktu kurang lebih 1 jam dari Kota Blitar untuk mencapai pantai ini. Pantai Tambak Rejo berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto.

Pantai ini memiliki panorama yang sangat indah, tak heran jika pantai ini menjadi salah satu destinasi wisata alam Kabupaten Blitar yang menarik untuk dikunjungi. Namun, apabila Anda bermain-main di tepian pantai atau berenang di air laut, Anda dihimbau untuk waspada dan berhati-hati untuk menghindari hal-hal yang tak terduga.

Di bagian bibir pantai juga terdapat kampong dan pasar nelayan dengan pemandangan sejumlah perahu di bibir pantai. Anda pun dapat secara langsung membeli ikan-ikan segar hasil tangkapan para nelayan. Selain itu beberapa santapan ikan bakar segar yang lezat dapat Anda temui di pantai ini.

Di sebelah timur pantai Tambakrejo terdapat pantai Pasir Putih Gondo Mayit yang sangat mempesona keindahannya. Sekilas jika mendengar namanya terkesan horor, karena nama Gondo Mayit. Namun dengan hamparan pasir putih dan air laut yang biru, menjadikan lokasi ini spot yang bagus untuk berfoto. Antara pantai Tambakrejo dan Pasir Putih Gondo Mayit terpisah oleh sebuah bukit yang harus Anda daki jika Anda ingin menuju Pasir Putih Gondo Mayit.

Gbr. Pantai Pasir Putih Gondo Mayit
Untuk masuk ke area wisata ini, anda cukup membayar biaya retribusi sebesar Rp3.000,00 per orang. Cukup terjangkau bukan?

4. Wisata Kampung Cokelat

Gbr. Pintu Masuk Kampung Cokelat
Wisata Kampung Coklat ini sangat menarik dan wajib untuk dikunjungi oleh wisatawan yang berkunjung ke Blitar. Karena selain merupakan obyek wisata kuliner, Kampung Coklat juga merupakan obyek wisata edukasi yang sangat cocok untuk wisata keluarga.

Kampung Coklat terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, tepatnya Jl. Banteng Blorok 18. Untuk mencapai tempat ini Anda hanya perlu menepuh waktu 15 menit saja dari pusat Kota Blitar ke arah selatan menuju rute Pantai Tambakrejo.

Dari luar memang terlihat biasa saja, namun begitu Anda memasukki pintu masuk Kampung Coklat, aroma coklat akan tercium oleh Anda. Untuk masuk ke dalam Kampung Coklat, Anda harus membayar biaya retribusi sebesar Rp5.000,00 per orang.
Gbr. Lobby Kampung Cokelat

Dengan tempat yang nyaman, bersih dan asri kebun kakao, tempat ini merupakan destinasi favorit para muda-mudi dan keluarga untuk menikmati hari libur atau akhir pekan. Banyak fasilitas yang sudah disediakan oleh pengelola selain kuliner. Dalam Kampung Coklat juga terdapat panggung hiburan yang akan menemani Anda bersantai dan menikmati kuliner yang khas. Selain itu juga terdapat area terapi refleksi ikan pada kolam yang telah disediakan. Dengan membayar ongkos sebesar Rp5.000,00 Anda dapat menikmati sensasinya.

Gbr. Kebun Bibit

Gbr. Panggung Live Music
 
Gbr. Suasana Kampung Cokelat

Cooking class juga disediakan oleh pengelola, dimana Anda dapat menghias coklat sesuai dengan kreasi selera Anda sambil belajar. Di samping area kebun kakao, terdapat kebun bibit yang yang merupakan salah satu spot favorit pengunjung untuk berfoto.

Sebelum pulang, Anda dapat mampir ke gerai yang menjual beraneka oleh-oleh olahan coklat seperti brownies, permen, coklat batangan, dll.