![]() |
| Gbr. Peta Kabupaten Blitar |
Berdasarkan legenda, Blitar berawal dari kata Balitar, asal kata dari Bali Tartar yang artinya kembali pulangnya bangsa Tartar ke Asia Timur. Pada jaman dahulu, bangsa Tartar sempat menguasai daerah Blitar. Namun Kerajaan Majapahit berhasil menyingkirkan bangsa Tartar kembali ke Asia Timur melalui utusan Nilasuwarna.
Blitar terletak di Propinsi Jawa Timur bagian selatan. Kota
ini terletak sekitar 167 km sebelah barat daya Surabaya dan 80 km sebelah barat
Malang. Secara geografis Blitar berada di kaki Gunung Kelud. Blitar merupakan
Kabupaten terkecil kedua di Propinsi Jawa Timur. Namun Kabupaten dan Kota
Blitar memiliki potensi wisata yang tak kalah menarik dengan kota-kota lainnya.
Berikut ini beberapa obyek wisata yang wajib dikunjungi bila berwisata ke
Blitar:
1. Makam Bung Karno
![]() |
| Gbr. Patung Bung Karno |
Makam Bung Karno merupakan salah satu icon wisata di
Blitar. Tak heran jika Blitar mendapatkan sebutan sebagai Bumi Bung Karno.
Makan Bung Karno terletak di sebelah utara kota Blitar tepatnya di Jl. Ir.
Soekarno Desa Bendogerit Kecamatan Sananwetan. Apabila Anda menuju makam Bung Karno, sebaiknya Anda
masuk melalui pintu selatan. Karena jika melalui pintu selatan, Anda akan
menemui Perpustakaan Bung Karno di sebelah kanan. Di depan lobby terdapat
sebuah patung Bung Karno yang sedang duduk sambil membaca buku. Ini merupakan
salah satu spot favorit para wisatawan untuk mengabadikan moment dengan
background patung Bung Karno.
Anda dapat masuk ke perpustakaan Bung Karno
untuk membaca buku atau meminjam buku (khusus untuk angota perpustakaan dengan
KTP Kota Blitar). Namun di dalam perpustakaan, Anda tidak diperkenankan untuk
mengambil foto. Perpustakaan Bung Karno memiliki berbagai macam koleksi buku
yang pastinya tidak akan mengecewakan Anda.
![]() |
| Gbr. Koleksi Dokumentasi Bung Karno |
Setelah
puas dengan perpustakaan, di sebelah kiri pintu masuk, tepatnya di depan
perpustakaan, Anda dapat menikmati koleksi berbagai benda-benda sejarah
peninggalan Bung Karno dan berbagai koleksi foto dokumentasi Bung Karno. Jika
Anda ingin melihat lebih banyak lagi petilasan Bung Karno, Anda dapat
mengunjungi Istana Gebang Blitar yang lokasinya tidak jauh dari Makam Bung
Karno.
![]() |
| Gbr. Halaman Kompleks Makam Bung Karno |
Makam
Bung Karno selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan pada saat akhir pekan.
Apabila Anda ingin mendapatkan ketenangan berwisata, disarankan untuk
berkunjung pada hari biasa. Untuk masuk ke dalam kompleks wisata Makam Bung
Karno, Anda tidak dipungut biaya apapun. Semuanya gratis, kecuali ongkos
parkir.
![]() |
| Gbr. Gapura Cungkup Makam Bung Karno |
![]() |
| Gbr. Pendopo Makam Bung Karno |
Setelah
Anda puas berjalan-jalan berkeliling kompleks makam Bung Karno, Anda akan
dimanjakan dengan wisata belanja yaitu, pasar oleh-oleh dan pernak-pernik khas
Blitar.
![]() |
| Gbr. Pasar Oleh-oleh Makam Bung Karno |
2. Candi Penataran
Setelah
Anda puas berjalan-jalan di makam Bung Karno, rugi jika Anda tidak melanjutkan
perjalanan ke obyek wisata Candi Penataran. Karena Candi Penataran tidak kalah
menarik juga untuk dikunjungi oleh para wisatawan.
![]() |
| Gbr. Candi Penataran |
Candi
penataran terletak di desa Penataran Kecamatan Nglegok. Untuk mencapai Candi
Penataran, dapat ditempuh dari makam Bung Karno kurang lebih selama 20 menit
saja ke arah utara dengan jarak kurang lebih 10km.
Candi
Penataran merupakan candi Hindu terbesar di Jawa Timur. Dalam Candi Penataran
terdapat berbagai macam corak relief yang menceritakan tentang kisah Ramayana.
Selain itu juga terdapat beberapa arca, dan sebuah prasasti.
Keindahan
bentuk kompleks candi ini sangat menarik para wisatawan untuk dikunjungi. Hal
ini dapat dilihat dengan banyaknya wisatawan yang menjadikan kompleks Candi
Penataran ini sebagai salah satu spot favorit untuk berfoto.
Di Candi
Penataran juga sering diselenggarakan acara yang bergengsi, yaitu Seruling
Purnama Penataran. Dimana acara ini merupakan sebuah event kebudayaan yang
berlangsung di Candi Penataran. Seruling Purnama Penataran adalah sebuah
pagelaran kesenian yang diselenggarakan pada saat malam purnama. Acara ini
diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Kabupaten Blitar (DKKB). Acara ini hanya
diadakan empat kali setahun. Sangat menarik bukan?
3. Pantai Tambak Rejo & Pasir Putih Gondo Mayit
![]() |
| Gbr. Pantai Tambak Rejo |
Pantai Tambak Rejo terletak di selatan Kota Blitar,
berjarak kurang lebih 30 km dari pusat kota. Anda akan menempuh waktu kurang
lebih 1 jam dari Kota Blitar untuk mencapai pantai ini. Pantai Tambak Rejo
berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto.
Pantai ini memiliki panorama yang sangat indah, tak
heran jika pantai ini menjadi salah satu destinasi wisata alam Kabupaten Blitar
yang menarik untuk dikunjungi. Namun, apabila Anda bermain-main di tepian
pantai atau berenang di air laut, Anda dihimbau untuk waspada dan berhati-hati
untuk menghindari hal-hal yang tak terduga.
Di bagian bibir pantai juga terdapat kampong dan pasar
nelayan dengan pemandangan sejumlah perahu di bibir pantai. Anda pun dapat
secara langsung membeli ikan-ikan segar hasil tangkapan para nelayan. Selain
itu beberapa santapan ikan bakar segar yang lezat dapat Anda temui di pantai ini.
Di sebelah timur pantai Tambakrejo terdapat pantai
Pasir Putih Gondo Mayit yang sangat mempesona keindahannya. Sekilas jika mendengar namanya terkesan horor, karena nama Gondo Mayit. Namun dengan hamparan
pasir putih dan air laut yang biru, menjadikan lokasi ini spot yang bagus untuk
berfoto. Antara pantai Tambakrejo dan Pasir Putih Gondo Mayit terpisah oleh
sebuah bukit yang harus Anda daki jika Anda ingin menuju Pasir Putih Gondo
Mayit.
![]() |
| Gbr. Pantai Pasir Putih Gondo Mayit |
Untuk masuk ke area wisata ini, anda cukup membayar
biaya retribusi sebesar Rp3.000,00 per orang. Cukup terjangkau bukan?
4. Wisata Kampung Cokelat
![]() |
| Gbr. Pintu Masuk Kampung Cokelat |
Wisata Kampung Coklat ini sangat menarik dan wajib
untuk dikunjungi oleh wisatawan yang berkunjung ke Blitar. Karena selain
merupakan obyek wisata kuliner, Kampung Coklat juga merupakan obyek wisata
edukasi yang sangat cocok untuk wisata keluarga.
Kampung Coklat terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan
Kademangan, tepatnya Jl. Banteng Blorok 18. Untuk mencapai tempat ini Anda
hanya perlu menepuh waktu 15 menit saja dari pusat Kota Blitar ke arah selatan
menuju rute Pantai Tambakrejo.
Dari luar memang terlihat biasa saja, namun begitu Anda memasukki pintu masuk Kampung Coklat,
aroma coklat akan tercium oleh Anda. Untuk masuk ke dalam Kampung Coklat, Anda
harus membayar biaya retribusi sebesar Rp5.000,00 per orang.
![]() |
| Gbr. Lobby Kampung Cokelat |
Dengan tempat yang nyaman, bersih dan asri kebun
kakao, tempat ini merupakan destinasi favorit para muda-mudi dan keluarga untuk
menikmati hari libur atau akhir pekan. Banyak fasilitas yang sudah disediakan
oleh pengelola selain kuliner. Dalam Kampung Coklat juga terdapat panggung
hiburan yang akan menemani Anda bersantai dan menikmati kuliner yang khas.
Selain itu juga terdapat area terapi refleksi ikan pada kolam yang telah
disediakan. Dengan membayar ongkos sebesar Rp5.000,00 Anda dapat menikmati
sensasinya.
![]() |
| Gbr. Kebun Bibit |
![]() |
| Gbr. Panggung Live Music |
Cooking class juga disediakan oleh pengelola, dimana
Anda dapat menghias coklat sesuai dengan kreasi selera Anda sambil belajar. Di
samping area kebun kakao, terdapat kebun bibit yang yang merupakan salah satu
spot favorit pengunjung untuk berfoto.
Sebelum pulang, Anda dapat mampir ke gerai yang
menjual beraneka oleh-oleh olahan coklat seperti brownies, permen, coklat
batangan, dll.
















Blog yang menarik tentang wisata di Blitar.. ternyata walau sering ke kota ini saya baru tahu ada destinasi bernama Kampung Coklat.. informasi yang bermanfaat.. kiranya blog ini semakin banyak dikunjungi visitor yang ingin lebih jauh mengenal kota Blitar...
BalasHapusTerimakasih Pak Yusak, next time kalau berkunjung ke Blitar bisa mampir ke Kampung Coklat. cocok untuk wisata keluarga
Hapus